Thursday, September 11, 2008

Cara aman membuka internet

  1. Hindari memberikan detail identitas seperti: alamat rumah, nama sekolah (bagi pelajar), nomer telepon, usia, status, informasi keuangan (seperti nomer rekening, nama bank, dsb) pada orang yang tidak dikenal atau melalui layanan chatting, bulletin boards dan media sejenis lainnya.

  1. Ingatlah bahwa kita tidak dapat melihat atau mendengar orang yang kita “temui” melalui jalur online. Sehingga seseorang laki-laki yang berumur 40 tahun, misalnya, dapat saja berpura-pura menjadi seorang anak perempuan berumur 12 tahun.

  1. Hindari membalas/merespon pesan yang ditemui di internet yang bersifat membujuk, mempengaruhi, tidak sesuai dengan norma susila, mengancam, dsb.

  1. Berhati-hatilah dalam membuat janji untuk bertemu dengan orang yang “ditemui” online, membiarkannya datang ke rumah, atau melibatkan kita datang ke sebuah pertemuan. Lebih baik waspada daripada menyesal kemudian...

  1. Gunakan kata sandi (password) yang melibatkan huruf dan angka, serta lebih dari 8 karakter.

  1. Berhati-hatilah dalam membuka attachment dari sebuah e-mail. Sebaiknya tidak membuka attachment yang tidak diketahui isinya dan siapa pengirimnya. Sebaliknya bila kita mengirim attachment, jelaskan isi attachment dengan benar. Seringkali attachment berisi worms atau virus yang akan membuat komputer bahkan jaringan komputer menjadi rusak parah.

Apa yang harus saya lakukan bila saya masih merasa terganggu dengan suatu pesan atau layanan internet di telecenter*)?

  1. Laporkan pada Pengelola Telecenter, Operator IT yang bertugas, atau Administrator IT.
  2. Administrator IT kemudian akan meneruskan keluhan pada Internet Service Provider.




*) Telecenter adalah proyek dari Bappenas / UNDP yang bertujuan untuk mereduksi/mengentaskan kemiskinan dengan memanfaatkan bantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bentuknya sebagaimana halnya warnet, namun lebih lengkap karena dilengkapi dengan fasilitas yang lain. Bisa dikatakan, Telecenter adalah “warnet pembangunan” dari pemerintah untuk kesejahteraan rakyat miskin.

0 comments:

Post a Comment