Thursday, November 20, 2008

Rihanna Oh Rihanna ...


PENYANYI pop berkulit gelap dari Amerika Serikat, Rihanna, batal manggung di Jakarta, Jumat (14/11). Manajemen Rihanna secara mendadak membatalkan konser bertajuk Good Girl Gone Bad ini karena khawatir akan serangan teror menyusul peringatan perjalanan (travel warning) yang dikeluarkan pemerintah AS.


Kabar pembatalan konser Rihanna muncul kemarin siang setelah promotor konsernya di Jakarta, Show Master, di bawah bendera PT Mywill Abhinaya Adhika, mengumumkan pembatalan konser tersebut. Ini dilakukan menyusul kabar resmi yang diterima pihak Show Master melalui e-mail dari William Morris Agency LLC, agensi konser Rihanna, yang meminta konser dibatalkan.


"Kami sangat menyayangkan ditundanya konser Rihanna secara mendadak ini. Padahal kami sudah menyiapkan segala keperluan untuk konser. mulai dari promosi yang dilakukan, venue, panggung, produksi, akomodasi transportasi, dan keamanan," ujar Troy Warokka dari Show Master, saat jumpa pers di stage konser Rihanna di Istora, kemarin.
Pihak William Morris mengirim surat pembatalan konser Rihanna pada Kamis (13/11) dinihari WIB. "Terus terang kami mohon maaaf, penundaan ini sangat mengejutkan semua pihak. Apalagi pelaksanaan konser tinggal H-1. Informasi dari mereka (William Morris), alasan penundaan dikarenakan kondisi dan situasi keamanan di Indonesia yang mereka nilai tidak kondusif," beber Troy.


Troy menegaskan, pihaknya telah berusaha meyakinkan manajemen Rihanna tentang pengamanan mereka selama berada di Jakarta. "Kami sudah meyakinkan dan pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Jakarta sedianya juga akan hadir dan mendukung konser Rihanna ini. Mereka ternyata punya persepsi lain terhadap travel warning yang dikeluarkan pemerintah Amerika," jelasnya.
Jet PribadiTroy menambahkan, pihaknya juga sudah berusaha melobi agar konser tetap berjalan. Lobi tersebut melibatkan berbagai pihak. Di antaranya Kedubes AS, yang membantu meyakinkan manajemen Rihanna di New York agar tetap melanjutkan rencana konsernya di Indonesia.


"Bahkan kami telah menawarkan pesawat jet pribadi untuk transportasi Rihanna dan 40 krunya, langsung pergi pulang (PP) dari Singapura-Jakarta-Singapura tanpa perlu menginap di Jakarta. Ini semua sudah kami lakukan. Tapi mereka tetap punya pandangan dan persepsi berbeda," papar Troy.


Sebelumnya, kata Troy, Simon dari Advance Rihanna, yang secara khusus datang ke Jakarta selama dua hari, sudah mengakui bahwa situasi dan kondisi Indonesia sudah sangat kondusif untuk melakukan sebuah pertunjukan besar. "Jadi, kalau kemudian ada permintaan penundaan karena alasan situasi, menurut kami kurang bisa diterima," jelasnya.
Namun dari hasil lobi-lobi ke berbagai pihak, akhirnya manajemen Rihanna di New York menyatakan bersedia menjadwal ulang konser tersebut menjadi awal 2009.


"Kami masih berharap bisa melakukan konser Rihanna di awal 2009. Tapi masih menunggu persetujuan lagi dari manajemen Rihanna," kata pria berkacamata ini.
Kekecewaan akan batalnya konser Rihanna tentu bukan hanya datang dari Show Master. Sekitar enam ribu orang yang sudah membeli tiket konser juga berduka. Sekadar informasi, tiket konser Rihanna dijual Rp 750 ribu-Rp 2,5 juta.


Mengenai tiket, pihak Show Master akan mengembalikan seluruh uang tiket yang dibeli mulai Senin (17/11) dan selambat-lambatnya satu minggu setelahnya melalui tiket box masing-masing.

0 comments:

Post a Comment